Information

Type: TV
Episodes: 26
Status: Finished Airing
Aired: Oct 9, 2011 to Apr 15, 2012
Producers: FUNimation EntertainmentL, Lantis, Kadokawa Shoten, Asread, Rakuonsha, Kadokawa Pictures Japan, The Klock Worx, chara-ani.com, 12 Diary Holders, Dwango, Sakura Create
Genres: Action, Mystery, Shounen, Supernatural, Psychological, Thriller
Duration: 23 min. per episode
  

Sinopsis:

Untuk memperebutkan siapa yang akan menjadi dewa setelah Zeus, diadakanlah sebuah game kematian. Dalam game itu, pemainnya diberi sebuah buku harian atau diary. Diary itu biasanya tercatat dalam ponsel mereka. Diary itu sangat istimewa karena bisa memprediksi masa depan dengan akurat. Setiap kali sesuatu akan terjadi, maka akan muncul teks di ponsel mereka. Apabila diary yang mereka miliki hancur, Pemiliknya juga akan ikut mati. Cara bermainnya adalah dengan membunuh pemilik diary lain sampai habis dan hanya menyisakan dirinya. Dialah orang yang akan menjadi dewa.

Amano Yukiteru adalah siswa biasa yang terlibat dalam permainan ini. Dia diberikan sebuah diary yang dapat memprediksi masa depan di sekitarnya. Awalnya dia tak percaya dengan teks-teks dalam ponselnya. Tapi selang beberapa lama kejadian yang tertulis benar-benar terjadi. Dia bahkan mendapat kunci jawaban dari Diarynya saat ulangan dan jawabannya sangat akurat. Kejadian-kejadian saat ia pulang sekolah pun tertulis dengan akurat tanpa ada yang salah sedikitpun. Keesokan harinya, saat pelajaran, perhatiannya teralihkan oleh seorang gadis bernama Yuno Gasai yang sedang membuat sesuatu dengan tanah liat. Saat pulang Yukki amat terkejut saat melihat bentuk benda yang dibuat oleh Yuno amat mirip dengan Murmur, bawahan Deus. Yukki amat terkejut dan menyadari bahwa Yuno adalah seorang pemegang Diary lain. Karena takut Diarynya akan dihancurkan, Yukki berlari menghindari Yuno. Tapi Yuno tetap bisa mengejarnya karena dia juga memiliki Diary. Yukki Berlari menuju lift, tapi sayang, Yuno berhasil menahan pintu dan masuk kedalam lift. Saat Yukki akan mengeluarkan dart dari saku dartnya, tiba-tiba Yuno mendekat dan menciumnya.

Yuno menjelaskan bahwa dia disana bukan untuk membunuhnya, tapi melainkan untuk menyelamatkan Yukki dari pembunuh berantai yang sedang ramai diberitakan. Pembunuh itu ternyata juga seorang pemilik diary. Yuno juga menjelaskan bahwa kemampuan diarynya adalah untuk memprediksi masa depan Yukki sepuluh menit lebih cepat. Yukki tambah panik karena menurutnya Yuno adalah seorang Stalker (penguntit). Mereka pun sampai di atap dan Yuno merencanakan untuk mengalahkan sang pembunuh dengan menggunakan dart. Sang pembunuhpun sampai di atap, tapi tak menemukan seorang pun. Dan saat sang pembunuh membuka buku hariannya, *swuss Yukki melemparkan dartnya terpat mengenai ponselnya dan dalam sekejap tubuh sang pembunuh seperti berlubang dan lubang itu bagai menghisapnya lalu ia pun menghilang. Yukki tidak sadar bahwa ia telah membunuhnya. Yukki menanyakan tentang apa yang terjadi pada Deus, kenapa ada pemilik diary lain. Deus dengan santai menjawab bahwa ia tak pernah mengatakan bahwa cuma ia yang memiliki Diary masa dapan. Yukki diteleport menuju semacam ruang pertemuan. Semua pemilik Diary dikumpulkan disana tapi wajah mereka tidak diperlihatkan. Ada dua belas dari mereka termasuk Yukki dan sang pembunuh. Deus menjelaskan ulang tentang Survival game dengan diary masa depan. tentang semua pemilik diary harus saling membunuh untuk mendapatkan tahta dewa. Dan setelah ia menjelaskan semuanya, pertemuanpun berakhir. Yukki amat ketakutan karena bila dia tibak membunuh, dia akan dibunuh. Permainan Kematian akhirnya dimulai.

Leave a Reply